Archive for December, 2005

Mozilla FireFox

Monday, December 12th, 2005

Mungkin kalian masih sering menggunakan IE (Internet Explorer) untuk browsing. yah… mmg program default yg satu paket dengan Windows. Tidak perlu repot, langsung pake.

Tapi kalau sangat sering browsing internet (seperti saya misalnya ^^), kini saatnya anda beralih ke lain hati. ganti ke Mozilla FireFox!!!
[homepage] [download]

takut mencoba? atau merasa IE saja sdh cukup? well… mmg pertama saya juga mikirnya begitu. tapi waktu liat orang lain pake, wah! lebih powerfull, lebih efisien. waktu pertama kali pakai, browsernya masih pake nama “Mozilla”. sampai hari ini, sudah berkembang sampai menjadi FireFox (1.5). kelebihan lainnya: open source! FireFox sekarang lagi mengadakan kompetisi buat para developer untuk mengembangkan FireFox yg berarti FireFox berkembang sangat pesat! kompetisi sudah berjalan. download add-on mereka di [sini]

kalau dianalogikan dengan audio player, IE itu sama dengan Windows Media Player. FireFox sama dengan WinAmp. yah… saya sih lebih pilih WinAmp. =)

The Devil’s Rejects

Monday, December 12th, 2005

Jika pernah ‘ingin beli / nonton / sewa / pinjam’ atau mungkin hanya ‘liat’ film The Devil’s Reject, saya sarankan untuk membuang jauh-jauh niat itu.

Tdr

Film ini udah sejak Juli 2005, tp gw br nonton. walaupun udah lewat, tp gpp lah. Angka-angka yg di dalam kurung akan dijelaskan di bawah.
Ini saya ceritakan singkat filmnya.
MPAA memberikan rating: R untuk adegan sadis, bahasa kasar, sexual content (1), & penggunaan narkoba. Film ini cerita tentang sekumpulan orang (sekeluarga) yg jahat. Ya! merekalah yang menjadi pemeran utama di film ini >,<! Serius!

2/3 dari film ini ceritanya tentang kesadisan mereka, sementara polisi lagi pusing mencari mereka. beberapa adegan pertama menampilkan mayat wanita telanjang yg diseret kayak hewan, sodaranya tidur dengan mayat telanjang (lagi), dan rumah mereka dihiasi dengan kepala-kepala korban. karena di-grebek ama polis, akhirnya mereka lari, sembunyi di motel sunyi sambil menyandera beberapa orang yg juga tinggal di situ.

sandera cewek disuruh telanjang (lagi), kalo tidak… DOR! salah satu sandera cowok dari pasangan lain dikuliti wajahnya dan dipake untuk menakut-nakuti istrinya. yeah! they doing it for fun (2).

sang kepala polisi sudah muak. setelah mengetahui tempat persembunyian “tokoh utama”, dia berkata: “use me God, as your weapon (3).” Akhirnya si polisi menyerang tempat persembunyian mereka. setelah orang-orang gila ini tertangkap, polisi menyiksa dulu mereka sebelum dibunuh. keadaan saat ini berbalik. orang jahat menjadi sandera yg tak berdaya, si polisi menjadi orang gila yg sadis (4).

belakangan, akhirnya pertolongan datang. sang polisi akhirnya terbunuh & mereka akhirnya bebas (3b). akhir cerita, pada saat mereka sudah lari dari polisi gila, mobil mereka dihadang polisi-polisi lain (anak buah polisi yg mati tadi). tembak menembak terjadi diiringi dengan musik blues/country dan akhirnya polisi berhasil menembak mati mereka smua (5).

my opinion:
Film “Anti-Crist!” ga pantas ditonton! ga peduli dah kmu agama apa. ato bahkan tdk beragama tapi masih waras, hindarilah pilem ini!!!
(1) adegan nudity-nya ga tanggung-tanggung. mungkin sengaja disisipin supaya pilemnya agak laku.
(2) filmnya menggunakan lagu-lagu country dan blues. seakan-akan semua kekerasan yg mereka lakukan untuk fun, bisa kita nikmati juga.
(3) + (3b) polisi sudah “berdoa” ama Tuhan. jadikanlah aku senjataMu! Tapi akhirnya toh, mati juga si polisi. dengan kata laen, Tuhan itu ga ada.
(4) polisi menjadi sadis setelah berdoa. ajaran dari mana ini? tuhannya beda kali ya?
(5) oh… liat! Endingnya kan polisi yg menang, orang-orang jahat mati semua. jadi, pilem ini aman dong. Well… i don’t think so! mereka mati diiringi musik santai. kesan yg gw dapat, mereka mati sebagai pahlawan dalam cerita.

“”"”"
What’s wrong with the world, mama
People livin’ like they ain’t got no mamas
I think the whole world addicted to the drama
Only attracted to things that’ll bring you trauma

Wrong information always shown by the media
Negative images is the main criteria
Infecting the young minds faster than bacteria
Kids wanna act like what they see in the cinema
Yo’, whatever happened to the values of humanity

- Where’s the Love - Black Eyed Peas
“”"”"